Prof. Dr. Budi Nurani Ruchjana dari Departemen Matematika  dan Prof. Dr. Atje Setiawan Abdullah dari  Departemen Ilmu Komputer mewakili Divisi Etnosains Pusat Studi Sains dan Teknologi Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran melaksanakan kegiatan pertukaran staf (Staff Exchange) di University Duisburg Essen (UDE), Duisburg-Jerman dari tanggal 5 Agustus-3 September 2019. Kegiatan ini merupakan lanjutan dariKick-Off Meeting yang telah dilaksanakan oleh Konsorsium Internasional Research Innovation and Staff Exchange_Social Media Analytics (RISE_SMA)for Society and Crisis Communication. Konsorsium Internasional RISE_SMA ini bertujuan untuk menciptakan jaringan kerjasama  internasional dari para akademisi dan praktisi secara multidisplin di bidang analisis media sosial yang memberikan dampak pada kehidupan masyarakat dan pengambil kebijakan di semua tingkatan. Konsorsium yang didanai oleh European Union untuk periode 2019-2022 diketuai oleh Prof. Dr. Stefan Stieglitz dari UDE dengan melibatkan institusi LIACS Leiden University, University Agder Norway, University of Sydney, University of Queensland, UNISINOS Brazil, Virtimo Company dan Kristiansand Municipality Norway serta Unpad sebagai wakil dari negara berkembang

Dalam kegiatan  pertukaran staff ini Tim RISE_SMA dari Unpad menyampaikan gagasan dan paparan tentang   Etno-informatika atau aplikasi teknologi informasi dalam budayauntuk mendukung terlaksananya  Undang-undang Nomor 5/2017 tentang Pemajuan Budaya. Materi paparan berjudul  Etno-informatika dengan Spasial Data Mining untuk Mendukung Pelestarian Budaya di Indonesia melalui kajian Toponimi (penamaan tempat) dan Anthroponimi (penamaan orang) yang didukung oleh studi multidisiplin di bidang Ilmu Komputer, Sejarah, Budaya, Seni, Bahasa, Ekonomi, Komunikasi, Matematika, dan Statistika.

Topik ini dipilih berdasarkan fenomena bahwa kemajuan teknologi informasi berdampak pada perubahan berbagai struktur budaya yang ada, sehingga ada kekhawatiran bahwa keanekaragaman budaya di Indonesia kemungkinan akan menurun atau bahkan hilang.  Salah satu kajian Etno-informatika menggunakan metode Knowledge Discovery in Database (KDD) menggunakan database penamaan desa  yang besar di Indonesia tahun 2014 sekitar 75.652 (saat ini 83.447) melalui klasifikasi awalan , kata yang terkandung serta kata lengkap. Hasil penelitian Toponimi menunjukkan bahwa karakter orang Indonesia adalah bangsa yang berbudaya, pekerja keras, menghormati pemimpinnya, melestarikan lingkungannya, mencintai tempat tinggalnya, dan memiliki budaya masyarakat yang baik.
Penelitian ini diharapkan dapat mengingatkan dan menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat Indonesia saat ini dan di masa depan, agar dapat memahami budaya masyarakat Indonesia dan menjadi panduan dalam menjalani kehidupannya.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat dimasukkan dalam kurikulum pendidikan karakter di Indonesia, yang merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya di Indonesia, saat ini dan di masa depan.

Sedangkan hasil penelitian Antroponimi menggunakan Etno-informatika menunjukkan bahwa budaya penamaan orang di Indonesia telah berubah lebih cepat dari tahun ke tahun. Penamaan orang berubah sangat cepat didorong oleh tekanan teknologi informasi dan komunikasi, yang dapat mempengaruhi budaya masyarakat. Hasil penelitian ini mengingatkan masyarakat Indonesia untuk mempertahankan budaya lokal masing-masing dalam penamaan orang karena merupakan karakteristik budaya masing-masing dalam memperkuat persatuan di Negara Indonesia.Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi kaum muda dalam mempertahankan budaya lokal masing-masing. Hasil penelitian ini menjadi rekomendasi bagi pemerintah dalam berusaha memelihara budaya lokal, menghargai keanekaragaman agar dapat dioptimalkan untuk menjaga kebersamaan.

Agenda lain dari Staff Exchange adalah diskusi dengan Staf Dosen dan Mahasiswa Program Doktor pada Research Group Professional Communication in Electronic Media/Social Media, Department of Computer Science and Applied Cognitive Science UDE untuk kegiatan joint publication, joint conference dan joint supervision serta  kunjungan perpustakaan dan diskusi tentang kurikulum serta penjajagan dibukanya Program Magister di FMIPA Unpad dalam bidang Analisis Media Sosial.  Selanjutnya direncanakan bahwa Tim Peneliti RISE_SMA UDE, Leiden atau Norwegia akan melaksanakan Staff Exchange ke Unpad tahun  2020, setelah pada tahun 2019 ini dilaksanakan Student Exchange oleh Bjorn Ross, mahasiswa Ph.D. dari UDE pada tanggal 22 Juli-3 Agustus 2019 di FMIPA Unpad. Sebagai penutup pada kunjungan ini telah dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement(MoA) oleh kedua belah pihak sebagai payung kerjasama internasional khususnya untuk bidang penelitian sebagai pendukung kegiatan pendidikan dan pengabdian pada masyarakat dalam topik Analisis Media Sosial.

Rilis oleh: Agus Purwanto