SEJARAH PROGRAM STUDI

Jurusan Fisika didirikan pada tahun 1959 berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 102333/S tanggal 22 Oktober 1958 yang berada pada Fakultas Ilmu Pasti dan Pengetahuan Alam, Universitas Padjadjaran. Selanjutnya berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) No. 217/DIKTI/Kep/1996 tanggal 11 Juli 1996 Jurusan Fisika terdiri dari satu program studi yaitu Program Studi Fisika yang berkedudukan di Bandung dan Jatinangor (Lampiran 2). Sejak tahun 1995 kegiatan penyelenggaraan pendidikan Program Studi Fisika dilakukan di Kampus Jatinangor dengan luas gedung 2051 m2. Saat ini PS Fisika memiliki 22 dosen tetap dengan kualifikasi pendidikan S3 13 orang (3 orang Guru Besar) dan S2 9 orang. Sejak berdirinya hingga saat ini, Program Studi Fisika telah menghasilkan lulusan 1146 orang sarjana.

PS Fisika telah empat kali berturut-turut memperoleh Akreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pertama pada tahun 1998 (SK No 00608/Ak-I.1/UPAFGA/VIII/1998, 11 Agustus 1998). Kedua pada tahun 2006 (SK No. 020/BAN-PT/Ak-X/S1/XII/2006, 16 Desember 2006). Ketiga pada tahun 2013 (SK No. 024/SK.BAN-PT/Ak-XV/S/1/2013). Dan keempat pada tahun 2018 (944/SK/BAN-PT/Akred/S/IV/2018, 3 April 2018).

Pada tahun 2003–2007 PS Fisika mendapatkan proyek Technological and Professional Skill Development Sector Project (TPSDP) dari DIKTI dan Asian Development Bank (ADB) dengan dana sebesar 9 miliar rupiah yang dialokasikan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, pengembangan sumber daya manusia dan pengembangan kurikulum melalui Program RAISE++ (Relevance, Academic Atmosphere, Internal Management, Sustainability, Efficiency and Productivity, Leadership, Access and Equity). Proyek tersebut berdampak pada peningkatan kualitas PBM, sarana dan prasarana pendidikan, kualitas sumber daya manusia dan pengelolaan Program Studi sesuai dengan paradigma pengelolaan PT yang dikembangkan oleh DIKTI yaitu quality, autonomy, accountability, accreditation and evaluation. Paradigma ini sesuai dengan visi dan misi PS Fisika yang dirumuskan dari visi dan misi Universitas dan Fakultas secara konsisten.

 

VISI, MISI, TUJUAN DAN KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM STUDI

Visi

Menjadi Program Studi Sarjana Fisika Unggulan yang fokus pada bidang fisika energi, lingkungan dan kesehatan di ASEAN pada tahun 2025.

Misi

  1. Menyelenggarakan pembelajaran untuk menghasilkan lulusan yang mampu menguasai bidang fisika energi, lingkungan dan kesehatan serta memiliki kemampuan adaptif terhadap kemajuan teknologi dan sistem informasi serta inovatif dalam mengembangkan kemampuan dasar ilmu fisika untuk memenuhi kebutuhan dunia kerja dan masyarakat.
  2. Membentuk insan akademik yang menjunjung tinggi budaya SOMEAH (Scientific attitude, Overcoming obstacles, Making a good trend, Emphathetic behaviour, Amplify the skill, Healthy body and soul).

Tujuan

  1. Tercapainya lulusan yang menguasai bidang ilmu fisika yang fokus pada bidang fisika energi, lingkungan dan kesehatan, serta berdaya saing tinggi, adaptif dan inovatif di tingkat nasional dan ASEAN.
  2. Tercapainya hasil riset yang dipublikasikan di jurnal ilmiah bereputasi internasional.
  3. Terimplementasinya hasil inovasi di tingkat nasional dan ASEAN.
  4. Tercapainya penerapan hasil riset dan inovasi dalam penyelesaian permasalahan di masyarakat khususnya masalah dalam bidang fisika energi, lingkungan dan kesehatan.
  5. Terbangunnya sumber daya manusia yang memiliki keunggulan akademik dan menjunjung tinggi budaya lokal.

Kompetensi Lulusan:

  1. Menguasai konsep teoretis fisika klasik dan kuantum;
  2. Menguasai prinsip dan aplikasi fisika matematika, fisika komputasi dan instrumentasi;
  3. Menguasai prinsip, karakteristik, fungsi, dan aplikasi teknologi yang relevan dengan bidang fisika;
  4. Menguasai pengetahuan operasional tentang fungsi, cara mengoperasikan instrumen fisika yang umum, dan analisis data serta informasi dari instrumen tersebut;
  5. Menguasai konsep dasar fisika pada bidang material, konversi dan konservasi energy, serta sistem instrumentasi dan pengukuran.

Profil Lulusan

Ilmu fisika sebagai salah satu ilmu dasar (basic science) memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Lulusan PS Fisika diharapkan mampu mengembangkan ilmu fisika untuk digunakan dalam berbagai aspek yang berkaitan dengan pengembangan iptek dan aplikasinya secara langsung di masyarakat. Dengan demikian, profil lulusan PS Fisika adalah:

  1. Lulusan memiliki pengetahuan dasar fisika yang kuat dan keterampilan khusus dalam bidang energi, lingkungan dan kesehatan;
  2. Lulusan mampu menyesuaikan diri (adaftif) terhadap perubahan kemajuan teknologi dan sistem informasi serta beragam lingkungan kerja;
  3. Lulusan mampu berinovasi dalam mengembangkan kemampuan dasar ilmu fisika untuk membangun masyarakat dan memenuhi tuntutan dunia kerja sebagai akademisi, peneliti pada berbagai lembaga penelitian, perekayasa dalam industri serta wirausaha dalam bidang fisika dan aplikasinya.
  4. Lulusan memiliki keterampilan dalam merancang dan menelaah sistem berlandaskan keilmuan fisika, komputasi dan eksperimen.
  5. Lulusan memiliki kepribadian dengan budi pekerti luhur yang menyeluruh serta beretika ilmiah dan berbudaya.
  6. Lulusan mampu menunjukan sikap religious dan toleransi beragama
  7. Lulusan mampu menunjukkan sikap bertanggung jawab dan berkomitmen terhadap penegakkan hukum, etika, norma untuk kehidupan bermasyarakat dan kelestarian lingkungan.

Capaian Pembelajaran Penunjang

  1. Kemampuan untuk beradaptasi dan merekronstruksi pengetahuan secara spontan dalam banyak hal (Cognitive flexilibility)
  2. Literasi digital dan pemikiran komputasi/computational thinking yang meliputi STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) dan SMAC (social, mobile, analytics and cloud).
  3. Menilai dan membuat keputusan.
  4. Kecerdasan emosioanl dan social.
  5. Pola pikir kreatif dan inovatif.

 

Secara keseluruhan capaian pembelajaran utama dan penunjang diperlihatkan pada Gambar 2.1.

Gambar 2.1 Capaian pembelajaran utama dan penunjang PS Fisika.

Bahan Kajian

Bidang kajian pada PS Sarjana Fisika merupakan pilar keilmuan yang dikembangkan di Departemen Fisika sesuai dengan perkembangan ilmu fisika baik teoritis maupun aplikasi serta kompetensi staff dosen. Pilar keilmuan tersebut meliputi

  1. Pilar keilmuan Teori Fisika
  2. Pilar keilmuan Komputasi
  3. Pilar keilmuan Eksperimen pada bidang Fisika Material, Fisika Energi dan Fisika Instrumentasi

Struktur Mata Kuliah

Seiring dengan adanya kebijakan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 mengenai Kampus Merdeka, PS Sarjana Fisika telah melalukan proses penyesuaian kurikulum agar konsep Kampus Merdeka dapat diimplementasikan. Alur Kurikulum 2020 Berbasis Kampus Merdeka bagi mahasiswa PS Sarjana Fisika dapat dilihat pada Gambar 2.2.

 

Struktur Kurikulum 2020 Berbasis Kampus Merdeka tetap memuat mata kuliah dasar umum (MKDU) yang ditetapkan oleh Universitas. Mata kuliah dasar umum tersebut memiliki jumlah kredit sebesar 14 SKS, termasuk KKN (Kuliah Kerja Nyata). MK wajib PS Fisika yang harus diambil oleh seluruh mahasiswa Fisika adalah berjumlah 72 SKS yang terdistribusi mulai dari semester 1 sampai dengan semester ke 8, yaitu hingga kegiatan tugas akhir (penulisan skripsi). Mahasiswa dapat mengambil program kampus merdeka mulai dari semester ke-5 dengan ketentuan telah lulus MK wajib PS di semester sebelumnya. Pada semester ke-5 ini mahasiswa hanya diperkenankan untuk mengambil kegiatan kampus merdeka berupa pengambilan MK di luar PS di dalam PT (perguruan tinggi). Pada semester ke-6 mahasiswa diperbolehkan untuk mengambil kegiatan perkuliahan di luar ataupun di dalam PT. Jenis kegiatan tersebut diatur oleh PS, yaitu meliputi 4 kegiatan utama sebagai berikut:

  1. Kegiatan pengambilan mata kuliah di luar PT selama minimal 1 semester, maksimal 2 semester. Setiap satu semester setara dengan 20 SKS.
  2. Kegiatan mengajar di pendidikan menengah, dengan pengaturan lokasi yang telah diatur oleh pemerintah daerah, Universitas, dan PS.
  3. Kegiatan penelitian di lembaga/institusi penelitian di dalam atau di luar PT. Lembaga/intitusi penelitian tersebut telah memiliki nota kesepakatan dalam bekerja sama. Kegiatan ini dapat dilakukan selama minimal 1 semester dan maksimal 2 semester.
  4. Kegiatan pertukaran belajar ke institusi luar negeri, yang dapat dilaksanakan selama minimal 1 semester dan maksimal 2 semester. Setiap semester setara dengan 20 SKS.

Struktur Kurikulum 2020 Berbasis Kampus Merdeka berdasarkan kelompok mata kuliah diperlihatkan pada Tabel 2.1, sedangkan distribusi sks pada setiap semester diperlihatkan pada Tabel 2.2.

 Tabel 2.1 Pengelompokan mata kuliah pada Kurikulum 2020 Berbasis  Kampus Merdeka.

 

 

Tabel 2.2 Distribusi sks pada setiap semester dalam Kurikulum 2020 Berbasis Kampus Merdeka.

Struktur lengkap dari Kurikulum 2020 Berbasis Kampus Merdeka adalah sebagai berikut:

SEMESTER 1
No Kelompok Mata Kuliah Kode          Mata Kuliah Mata Kuliah Beban (SKS)
1 Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) UNX01.001 Agama 2
2 UNX01.002 Pancasila 2
3 UNX01.003 Pendidikan Kewarganegaraan 2
4 UNX01.004 Bahasa Indonesia 2
5 UNX01.006 Olah Kreativitas dan Kewirausahaan (OKK) 3
6 Mata Kuliah Wajib (MKW) D10C20.1001 Fisika Dasar I 4
7 D10C20.1002 Praktikum Fisika Dasar I 1
8 D10C20.1003 Fisika Matematika I 2
9 D10C20.1004 Algoritma dan Pemrograman 2
10 D10C20.1005 Praktikum Algoritma dan Pemrograman 1
JUMLAH 21
SEMESTER 2
No Kelompok Mata Kuliah Kode          Mata Kuliah Mata Kuliah Beban (SKS)
1 Mata Kuliah Wajib (MKW) D10C20.2001 Fisika Dasar II 4
2 D10C20.2002 Praktikum Fisika Dasar II 1
3 D10C20.2003 Fisika Matematika II 3
4 D10C20.2004 Fisika Modern 2
5 D10C20.2005 Komputasi Numerik 2
6 D10C20.2006 Praktikum Komputasi Numerik 1
7 D10C20.2007 Mekanika 4
8 D10C20.2008 Termodinamika 3
JUMLAH 20
SEMESTER 3
No Kelompok Mata Kuliah Kode          Mata Kuliah Mata Kuliah Beban (SKS)
1 Mata Kuliah Wajib (MKW) D10C20.3001 Elektronika 4
2 D10C20.3002 Praktikum Elektronika 2
3 D10C20.3003 Listrik Magnet 4
4 D10C20.3004 Fisika Kuantum 4
5 D10C20.3005 Eksperimen Fisika 1
6 D10C20.3006 Fisika Matematika III 3
7 D10C20.3007 Metoda Penelitian Ilmiah 2
JUMLAH 20

 

SEMESTER 4
No Kelompok Mata Kuliah Kode          Mata Kuliah Mata Kuliah Beban (SKS)
1 Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) UNX10.050020 Kuliah Kerja Nyata (KKN) 3
2 Mata Kuliah Wajib (MKW) D10C20.4001 Gelombang 4
3 D10C20.4002 Optik 2
4 D10C20.4003 Fisika Statistik 3
5 D10C20.4004 Pengantar Fisika Inti 3
6 D10C20.4005 Eksperimen Fisika Lanjut 1
7 Mata Kuliah Pilihan (MKP) D10C20.XXXX MKKM atau MKP 4
JUMLAH 20

 

SEMESTER 5
No Kelompok Mata Kuliah Kode          Mata Kuliah Mata Kuliah Beban (SKS)
1 Mata Kuliah Wajib (MKW) D10C20.5001 4
2 D10C20.5002 1
3 Mata Kuliah Pilihan (MKP) D10C20.XXXX MKKM atau MKP 16
JUMLAH 21

 

SEMESTER 6
No Kelompok Mata Kuliah Kode          Mata Kuliah Mata Kuliah Beban (SKS)
1 Mata Kuliah Pilihan (MKP) D10C20.XXXX MKKM atau MKP 20
JUMLAH 20

 

 

 

SEMESTER 7

No Kelompok Mata Kuliah Kode          Mata Kuliah Mata Kuliah Beban (SKS)
1 Mata Kuliah Pilihan (MKP) D10C20.XXXX MKKM atau MKP 20
JUMLAH 20

 

SEMESTER 8
No Kelompok Mata Kuliah Kode          Mata Kuliah Mata Kuliah Beban (SKS)
1 Mata Kuliah Wajib (MKW) Skripsi / Tugas Akhir 6
JUMLAH 6

 

Mata kuliah pilihan yang diselenggarakan oleh PS Sarjana Fisika yang dapat diambil oleh mahasiswa mulai dari Semester 4 sampai Semester 7. Mata kuliah pilihan bersifat opsional, dapat diadakan ataupun tidak bergantung dari kesediaan para dosen pengampu atau bergantung dari Program Kampus Merdeka yang dipilih oleh setiap mahasiswa. Beberapa mata kuliah pilihan adalah sebagai berikut.

Alur kegiatan serta SOP kegiatan Kampus Merdeka dalam bentuk Magang/Praktek Kerja, Penelitian/Riset, Student Exchange dan Asistensi mengajar diperlihatkan dalam Lampiran.

 

Metode Pembelajaran

Metode pembelajaran untuk pelaksanaan pembelajaran mata kuliah meliputi:

  1. Diskusi kelompok
  2. Simulasi
  3. Studi kasus
  4. Pembelajaran berbasis proyek
  5. Pembelajaran berbasis masalah.

Setiap mata kuliah dapat menggunakan satu atau gabungan dari beberapa metode pembelajaran

Bentuk Pembelajaran

Bentuk pembelajaran yang digunakan di Prodi Fisika dilakukan secara hybrid, yaitu gabungan tatap muka (luring) dan tatap maya (daring) sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Responsi dan tutorial diberikan oleh asisten atau mahasiswa yang ditunjuk oleh dosen pengampu mata kuliah dan diselenggarakan di luar waktu kuliah. Praktikum dilaksanakan di laboratorium yang telah disediakan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dosen sebagai instruktur akan dibantu oleh mahasiswa sebagai asisten praktikum.