Tim pengabdian kepada masyarakat Academic Leadership Grant (ALG) FMIPA Universitas Padjadjaran terintegrasi dengan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) menyelenggarakan kegiatan PPM KKNM semester ganjil 2018/2019 bertempat di SMK Pasundan Jatinangor dengan mengundang perwakilan guru dan siswa SMA/SMK/MA negeri dan swasta se-Kecamatan Jatinangor pada tanggal 24 November 2018. Kegiatan ini merupakan kerjasama Tim Peneliti Academic Leadership Grant (ALG), Riset Kompetensi Dosen Unpad (RKDU) dan Riset Fundamental Unpad (RFU) serta Pusat Studi Etnosains dan Pusat Studi Pemodelan Matematika, Komputasi dan Simulasi FMIPA Unpad yang melibatkan 20 orang dosen pendamping dari Departemen Matematika dan Departemen Ilmu Komputer FMIPA serta 32 mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Unpad dengan koordinator Prof. Dr. Budi Nurani Ruchjana.

Kegiatan PPM KKNM ini bertema Penerapan Etnomatematika dan Etno-informatika untuk pemetaan budaya Sunda, dibuka oleh Camat Kecamatan Jatinangor Bapak Syarief Efendi Badar, S.Sos., M.Si. dan dihadiri oleh Kepala SMK Pasundan Jatinangor, Kapolsek Jatinangor, Danramil Jatinangor, Perwakilan Anggota DPRD dan DPD Kabupaten Sumedang, Kepala UPTD Kecamatan Jatinangor, Kepala Desa Cileles, Kepala BK Kecamatan Jatinangor, para Guru dan sekitar 200 siswa kelas XII dari sekolah menengah umum di Kecamatan Jatinangor.

Dalam kegiatan ini dilakukan bakti sosial pemeriksaan kesehatan bagi para peserta kegiatan yang dilakukan oleh segenap mahasiswa peserta KKNM dari berbagai Fakultas Universitas Padjadjaran, dilanjutkan dengan paparan tentang Dampak Teknologi Informasi melalui Kajian Etnomatematika dan Etno-informatika terhadap Perubahan Budaya dan Lingkungan oleh Dr. Atje Setiawan Abdullah, MS, M.Kom. selaku Sekretaris Pusdi Etnosains, dilanjutkan dengan Paparan dan Diskusi tentang Rencana Penyelenggaraan SNMPTN serta SBMPTN 2019 yang disajikan oleh Prof. Dr Budi Nurani Ruchjana, Deni Setiana, M.Kom. serta Rudi Rosadi, M.Kom. Tema kegiatan PPM ini sesuai dengan PIP Unpad Bina Mulia Hukum dan Lingkungan Hidup untuk Pembangunan Nasional serta diharapkan mendukung realisasi Sustainable Development Goals (SDGs) khsusnya pilar 3 Kesehatan yang baik dan kesejahteraan, pilar 4 tentang Pendidikan Berkualitas serta Pilar 11 tentang Keberlanjutan Kota dan Komunitas.

Etno-informatika, yaitu kajian budaya berbasis informatika merupakan kajian Ilmu Komputer dengan Spasial Data Mining menggunakan metode Knowledge Discovery in Database (KDD) untuk big data melalui preprocessing-data mining-postprocessing didukung kajian bidang Statistika, Matematika, Sastra, Komunikasi serta Sejarah dan Budaya. Perangkat lunak Data Mining Etno-informatika untuk penamaan desa (toponimi) di Indonesia telah memperoleh HKI berupa hak cipta dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia tahun 2017 dan merupakan salah satu kajian dalam Konsorsium Riset Internasional yang mendapatkan Grant European Union tahun 2019-2022 dalam skema Horizon2020 Marie Sklodowska Curie Action Research Innovation and Staff Exchange Social Media Analytics (MSCA RISE_SMA) dengan koordinator Prof. Dr. Stefan Stieglitz dari University Duisburg Essen Jerman yang melibatkan 7 perguruan tinggi dari negara maju (Jerman, Belanda, Norwegia, Australia, Brazil) serta indonesia sebagai anggota dari negara berkembang dan didukung industri di Jerman serta Kristiansand Municipality Norwegia.

Paparan tentang Etno-informatika pada kegiatan PPM KKNM ini difokuskan pada topik Penamaan Orang (Antroponimi) di Desa Cileles Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang, didukung dengan data sekunder dari nama penduduk di desa-desa di Kecamatan Jatinangor. Hasil penelitian Tim Pusdi Etnosains menggunakan aplikasi yang dibangun dengan Program Java menunjukkan bahwa untuk penamaan orang ternyata terdapat perubahan fenomena seiring dengan perubahan waktu, sedangkan nama-nama tempat relatif tidak berubah. Untuk nama orang di Desa Cileles dengan populasi sebanyak 5.929 orang yang tersebar ke dalam 10 RW dan 37 RT, diperoleh deskripsi bahwa nama yang paling banyak digunakan adalah Muhammad, dan dapat diidentifikasi nama-nama Sunda yang telah hilang dalam periode 100 tahun 1922-2022, serta nama-nama yang baru muncul periode 50 tahun dari tahun 1992-2022. Secara umum Etno-informatika penamaan orang ini dapat menggambarkan bahwa perkembangan nama orang suatu waktu akan menunjukkan kesamaan di setiap budaya yang ada di Indonesia. Hal ini dapat disebabkan oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, media sosial, internet, televisi, radio dan lain-lain. Rekomendasi dari penelitian Etno-informatika penamaan orang ini adalah masyarakat perlu melakukan sosialisasi tentang pentingnya melestarikan pemberian nama dengan ciri lokal dan makna yang baik kepada generasi muda, sedangkan bagi pemerintah daerah disarankan apabila dimungkinkan dapat disusun peraturan daerah yang mengatur pemberian nama sesuai tempat kelahiran, misal di tanah Sunda mungkin sebaiknya diberikan nama-nama Sunda.

Dalam sambutannya Camat Kecamatan Jatinangor mengharapkan agar kerjasama yang dibangun oleh Universitas Padjadjaran melalui kegiatan PPM KKNM Integratif ini dapat dilanjutkan secara terus-menerus agar masyarakat Jatinangor dapat merasakan kehadiran sivitas akademika Unpad secara nyata dan dapat bersama-sama membangun wilayah Jatinangor, baik dalam melestarikan budaya Sunda maupun meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam bidang pendidikan serta kegiatan lain yang mendukung pembangunan wilayah Jatinangor

Prof. Budi Nurani Ruchjana selaku koordinator kegiatan PPM KKNM Integratif menjelaskan bahwa para pendamping KKNM yang mendapatkan Hibah Internal Unpad (HIU) berupaya mendorong para mahasiswa melalui pengabdian kepada masyarakat disesuaikan dengan topik penelitian dosen. PPM KKNM integratif ini fokus pada kegiatan di Desa Jatimukti Kecamatan Jatinangor sebagai salah satu desa binaan dari kegiatan PPM Dosen Departemen Matematika dan Departemen Ilmu Komputer FMIPA Unpad. Kegiatan yang telah dilaksanakan dengan melibatkan para mahasiswa antara lain: kegiatan pendampingan optimisasi unit usaha kecil masyarakat penghasil makanan tradisional menggunakan pendekatan Pemrograman Linear dengan pendamping Dr. Diah Chaerani, M.Si, kemudian penerapan etnomatematika berupa matematika keuangan dalam pelestarian usaha makanan tradisional dengan pendamping Prof. Dr. Budi Nurani Ruchjana dan Riaman, S.Si., M.Si, selanjutnya pengenalan tenologi informasi bagi para siswa di lingkungan Kampus Jatinangor dengan pendamping Drs. Akik Hidayat, M.Kom. serta Computer Based Test dan aplikasinya dalam kegiatan penerimaan mahasiswa baru dengan pendamping Dr. Juli Rejito, M.Kom. Seluruh dosen pendamping beserta mahasiswa tergabung dalam kegiatan ALG berjudul Pengembangan Model Space Time dan Aplikasinya pada Industri, Organisasi serta Lingkungan untuk Mendukung Common Goals Jawa Barat.

Rilis oleh: Agus Purwanto