Tim Peneliti Kelompok Bidang Keahlian Pemodelan Stokastik Departemen Matematika  dan Kelompok Bidang Keahlian Data Mining Departemen Ilmu Komputer FMIPA Unpad mengadakan kegiatan Memperingati Hari Perempuan Matematika (Celebrating Women in Mathematics) melalui kegiatan Webinar Seri-2  FMIPA Unpad 13 Mei 2020 dengan topik “Deskripsi dan Prediksi Fenomena COVID-19 berbasis Data Media Sosial menggunakan Pemodelan Stokastik” yang diikuti sekitar 200 orang peserta melalui zoom meeting dan streaming youtube. Kegiatan ini didukung dengan kerjasama internasional berupa Konsorsium Research Innovation and Staff Exchange on Social Media Analytics (RISE_SMA) dengan dana  Uni Eropa untuk tahun 2019-2022 yang diketuai oleh Prof. Stefan Stieglitz dari Universit Duisburg Essen, Jerman.

Guru Besar Departemen Matematika FMIPA Unpad Prof. Dr. Budi Nurani Ruchjana, MS sebagai Ambassador Committee for Women in Mathematics International Mathematical Union (CWM IMU) untuk Indonesia, mengatakan bahwa tanggal 12 Mei telah ditetapkan oleh peserta the World Meeting for Women in Mathematics bersamaan dengan pelaksanaan International Congres Mathematicians (ICM) pada tanggal 31 Juli 2018 di Rio de Janeiro, Brazil  sebagai Celebrating Women in Mathematics untuk menghormati tanggal kelahiran Almarhumah Prof. Maryam Mirzakhani, matematikawati Iran yang memperoleh Fields  Medal saat ICM 2014 di Seoul Korea Selatan. Fields Medal adalah penghargaan teringgi dalam bidang matematika untuk para pakar matematika muda yang berprestasi sebelum usia 40 tahun dan memberikan kontribusi dalam pengembangan teori dan aplikasi matematika tingkat dunia. Prof. Maryam Mirzakhani merupakan perempuan pertama yang mendapatkan Fields Medal melalui kontribusinya  dalam bidang Dinamik dan Geometri dari Permukaan Riemann dan Ruang Modulnya. Namun beliau dipanggil oleh Tuhan Yang Maha Kuasa awal tahun 2017 karena terkena sakit kanker.

Peringatan Celebrating Women in Mathematics tahun 2020 memiliki makna khusus, karena diselenggarakan saat terjadi pandemi wabah virus Corona (COVID-19) di dunia. Oleh karena itu, kegiatan peringatan diisi dengan berbagai aktivitas secara online di berbagai belahan dunia. Aktivitas di setiap negara terangkum pada website  https://may12.womeninmaths.org/2020.

Dalam paparannya melalui Webinar, Prof. Budi Nurani selaku koordinator ALG menyampaikan hasil penelitian yang dilakukan oleh para dosen bersama para mahasiswa program studi S-1 , S-2, S-3 Matematika serta S-2 Statistika Terapan FMIPA Unpad dan para mahasiswa S-3 Statistika di UGM, IPB dan ITS. Secara keseluruhan hasil penelitian  fokus pada big data yang memiliki sifat 3V (volume, variety dan velocity). Tahapan penelitian dibangun menggunakan Data Mining dengan Metode Discovery in Database untuk menambang data sekunder berupa banyaknya orang yang positif terinfeksi COVID-19 baik tingkat dunia, Indonesia, Jawa Barat dan Bandung Raya yang diperoleh dari berbagai media sosial melalui website yang dikeluarkan secara resmi oleh pemerintah di Indonesia  maupun volunter di berbagai belahan dunia. Walaupun data sekunder yang tersedia bukan merupakan data yang terbaik, namun melalui data tersebut tim peneliti dapat melakukan exercise fenomena COVID-19  menggunakan pemodelan stokastik melalui model temporal (analisis deret waktu univariat dan multivariat, rantai Markov, proses Poisson, AI SSA); model spasial (indeks Moran, semivariogram, metode point ordinary kriging, metode universal kriging, clustering spatial, Bayesian Poisson); dan model spatio temporal berbasis pendekatan deret waktu Box-Jenkins (model Space Time Autregressive Integrated/STARI, model Generalized STARI  disingkat GSTARI, GSTARI -ARCH, GSTARI-X, dan Clustering GSTARI-Kriging).

Hasil penelitian terhadap fenomena big data COVID-19 menggunakan pemodelan stokastik berupa model temporal, model spasial dan model spatio temporal dapat digunakan untuk deskripsi maupun prediksi di lokasi yang tidak tersampel dan prakiraan di waktu mendatang, walaupun untuk waktunya masih terbatas pada fenomena jangka pendek  sesuai fenomena data harian yang diperoleh.  Hasil kajian yang disampaikan dinyatakan oleh Prof. Budi Nurani bukan satu-satunya model yang dapat digunakan, namun seperti yang disampaikan Prof George Box model merupakan aproksimasi dan mungkin bermanfaat untuk digunakan. Kajian model stokastik untuk fenomena COVID-19 perlu didukung  dengan berbagai asumsi yang harus dipenuhi dan batasan masalah yang ketat, agar hasilnya dapat disampaikan kepada masyarakat dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti, bukan untuk menimbulkan kepanikan namun untuk bersikap waspada terhadap serangan virus Corona yang bersifat acak.  Penelitian terhadap fenomena COVID-19 ini secara terus-menerus dilakukan tim peneliti dan menjadi bagian penelitian skripsi, tesis serta disertas i dari para mahasiswa untuk didiseminasikan pada berbagai seminar maupun jurnal nasional dan internasional.

Rilis oleh: Agus Purwanto