PIC kerjasama Unpad-Huawei Dr. Asep Sholahuddin, MT. menjelaskan bahwa banyak program yang dilakukan atas kerjasama Unpad dan Huawei diantaranya Smartgen, TechDay, HAINA, Sertifikasi Internasional serta pelatihan untuk dosen dan mahasiswa, ICT competition Huawei nasional maupun internasional, seeds for the future.

Mahasiswa program studi Teknik Informatika Universitas Padjadjaran, Sachi Hongo dan Vega Savera Yuana terpilih untuk menjadi delegasi Indonesia dalam kegiatan “Huawei Seeds For The Future 2019” yang dilaksanakan di Beijing dan Shenzen, 02-16 November 2019.

Program ini adalah bentuk penegasan komitmen Huawei dalam turut menyiapkan SDM TIK yang profesional, penuh integritas, inovatif, dan berdaya saing tinggi, melalui transfer pengetahuan tentang teknologi, inovasi, nilai-nilai korporasi, wawasan global, dan juga pentingnya menjunjung tinggi kearifan lokal, yang dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan industri dan lingkungkan kerja di era baru yang kian kompleks dan kompetitif.

Tahun ini, Seeds for the Future melibatkan delapan perguruan tinggi terkemuka Indonesia, yaitu Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran Bandung, Telkom University Bandung, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, dan Universitas Multimedia Nusantara.

Menghabiskan dua minggu di negeri Tirai Bambu, Sachi dan Vega mengikuti serangkaian program yang berbeda-beda. Minggu pertama di Beijing, mereka mempelajari bahasa mandarin dan menulis kaligrafi China, serta mengunjungi tempat-tempat yang sangat indah di negara tersebut. Sedangkan di Shenzhen, para peserta dibekali pengetahuan mengenai perkembangan terbaru dari teknologi jaringan 3G/4G/5G, komputasi awan, serta Internet of Things.

Selama di Beijing, mereka juga disambut oleh Wakil Duta Besar RI untuk Republik Rakyat Tiongkok, Listyowati. Menurutnya, China merupakan negara yang tepat untuk belajar teknologi. Tiongkok yang berhasil memanfaatkan teknologi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dengan melahirkan berbagai unicorn digital. Selain memiliki perusahaan teknologi besar seperti Huawei, negara ini juga mempunyai startup unicorn terbanyak di dunia.

“Kalian tumbuh di saat yang tepat, di mana ekonomi digital di Indonesia sedang berkembang dengan masif. Kalian adalah bagian dari generasi Indonesi yang tumbuh di saat lingkungan sudah canggih dengan teknologi. Ini adalah tugas kalian untuk melanjutkan transformasi digital di Indonesia. Sebagai bagian dari transformasi itu, kalian harus memperkaya diri dengan pengetahuan dan pengalaman,” ujar Listyowati.

Rilis oleh: Agus Purwanto